• anisathariq
    13.03.2020 - 2 weeks ago

    sarwoendah:

    Efek Pornografi

    Sebagai orang tua, kita seharusnya memberi landasan agar anak mempunyai kontrol diri yg kuat sebelum terjun ke luar keluarganya (baik di kehidupan nyata maupun dunia maya). Pembekalan ttg halal-haram; dampak thd diri; serta pembiasaan menahan pandangan, akan menghindarkan diri dari rasa ingin tahu yg tiada batas.

    Jika anak sudah tertempa kontrol dirinya, ia akan otomatis memalingkan pandangan ketika menyaksikan hal² yg dilarang oleh agama.

    Memberi informasi ttg bahaya pornografi thd manusia akan membuat anak bisa mengatakan “TIDAK” atas pilihan pribadinya secara sadar ketika ada stimulan yg ia temui. Apa saja efek buruk pornografi?

    • dapat membuat otak mengecil.

    • bisa menjadikan candu bagi para penikmat.

    • dari segi anatomi, otakpun akan bekerja super cepat shg terjadi kelelahan yg teramat sangat, yg akhirnya akan membuatnya mengerut.

    • otak yg mengerut dan mengecil, otomatis akan mengganggu proses kerja otak selanjutnya.

    • yg mana hal tsb dapat mengganggu konsentrasi serta produktifitas kerja.

    • akan mencari penyaluran yg jelas² belum saatnya utk dilakukan, bisa dgn masturbasi; berhubungan dgn teman dekat atau saudara kandung; memperkosa orang lain; dsb.

    • efek jangka panjang, anak² yg terbiasa mengkonsumsi film porno akan mengalami penyimpangan seksual.

    • azab dari Allah yg telah menanti di yaumul hisab krn ini merupakan salah satu dosa besar. Na'udzubillah.

    Source :

    Chomaria, Nurul. Pendidikan Seks untuk Anak. Aqwam Jembatan Ilmu: 2012.

    View Full
  • @anisathariq last views
  • anisathariq
    13.03.2020 - 2 weeks ago

    sarwoendah:

    Tidak Melakukan Khalwat dan Ikhtilat (Pendidikan Seks utk Remaja part 3)

    Ikhtilat adalah bercampurbaurnya antara laki-laki dgn perempuan. Seiring dgn bertambahnya usia, antara anak laki² dan anak perempuan harus dipisah sesuai dengan aturan dalam Islam. Selain utk membiasakan anak agar tidak dgn mudah bercampur antar lawan jenis, juga utk menghindari pergaulan bebas yg tidak diinginkan.

    Bercampur baur antar lawan jenis saja dilarang dlm Islam, apalagi berkhalwat yaitu hanya berdua²an dgn lawan jenis. Anak sedini mungkin kita biasakan utk menghindari ikhtilat dan tidak melakukan khalwat. Dengan pembiasaan “menjaga jarak” ini, anak² akan terhindar dari tindak melecehkan dan pelecehan, krn anak akan menolak diajak hanya berduaan dgn lawan jenis, siapapun orangnya.

    🌺🌺🌺

    Source :

    Chomaria, Nurul. Pendidikan Seks untuk Anak. Aqwam Jembatan Ilmu: 2012.

    View Full
  • anisathariq
    13.03.2020 - 2 weeks ago

    sarwoendah:

    Menjaga Pandangan (Pendidikan Seks utk Remaja part 2)

    Mata merupakan gerbang awal kita semua utk menikmati semua keindahan alam, hingga bangkitnya nafsu. Karunia Allah yg satu ini sangatlah mengagumkan, namun demikian, kita harus lebih menjaganya agar tidak terpeleset ke jurang kenistaan. Menurut surah An Nur 31, seruan utk menahan pandangan ini berlaku utk orang beriman baik laki² maupun perempuan. Pembiasaan menahan pandangan sangatlah penting karena anak sekarang sangat akrab dengan berbagai media. Apalagi media tsb banyak menyajikan hal² yg kadang tidak pantas dilihat anak. Biasakan juga anak kita utk memalingkan pandangannya dari pemandangan yg kurang pantas, misalnya menyaksikan tetangga yg lewat dengan hanya berpakaian yg minim, atau kurang sopan. Hal ini bertujuan utk menjaga anak dr cepatnya matang krn “terkarbit” oleh media maupun lingkungan.

    Anak yg terbiasa menahan pandangan akan terbiasa cepat berpaling apabila menyaksikan hal-hal yg tidak pantas dilihat. Kebiasaan yg telah terinternalisasi ini menyebabkan anak dengan mudah menyeleksi mana yg pantas dilihat dan mana yg tidak pantas dilihat.

    Source :

    Chomaria, Nurul. Pendidikan Seks untuk Anak. Aqwam Jembatan Ilmu: 2012.

    View Full
  • anisathariq
    13.03.2020 - 2 weeks ago

    sarwoendah:

    Jauhkan dari Stimulasi yg Merangsang (Pendidikan Seks utk Remaja part 1)

    Perkembangan fisik remaja tidak dapat terlepas dr perkembangan seksualitasnya. Seiring dgn perkembangan organ seksual, menyebabkan remaja mempunyai hasrat thd lawan jenis. Karena pd masa-masa ini mereka masih duduk di bangku sekolah menengah dan adanya batasan norma yg belum memperbolehkan remaja menikah di usia belia (belasan tahun), menyebabkan remaja harus menahan gejolak thd lawan jenis. Oleh sebab itu, sbg orangtua, kita harus membantu mereka utk menjauhkan mereka dr rangsangan yg dapat menyulut hasrat seksual agar tdk bergejolak. Misalnya krn menonton film / melihat gambar yg seronok, informasi yg belum pantas mereka konsumsi, serta bercampurbaurnya kegiatan laki-laki dan perempuan.

    Salah satu cara yg dapat dilakukan adalah dgn menyeleksi media massa yg masuk ke dalam rumah, misalnya, buku² orangtua yg biasa mengulas masalah konsultasi seks secara terang²an, tabloid yg memuat gambar yg tidak sopan, memilihkan sekolah yg berpedoman agama Islam.

    Dengan langkah² konkret dan sederhana, dapat membuat remaja lebih mudah berkonsentrasi dan mengelola hasrat seksual yg mengiringi perkembangan fisiknya.

    Source :

    Chomaria, Nurul. Pendidikan Seks untuk Anak. Aqwam Jembatan Ilmu: 2012.

    View Full
  • anisathariq
    13.03.2020 - 2 weeks ago

    sarwoendah:

    Pendidikan Seks utk Anak Berkebutuhan Khusus (Part 3)

    Lanjutan dari postingan sebelumnya 🌻

    5. Ajarkan kesopanan serta social circle. Daya pikir anak berkebutuhan khusus terbatas. Terkadang, mereka tanpa malu-malu mengekspresikan hasratnya kpd orang lain tanpa mempertimbangan faktor kesopanan. Oleh sebab itu, sejak dini orang tua harus mengajarkan sikap dasar berinteraksi melalui pembiasaan, misalnya: tidak diperbolehkan memegang orang lain; atau memandang & memegang bagian tubuh orang lain, atau saat anak memegang kemaluan utk dipermainkan. Berikan dgn sistem reward & punishment.

    6. Ajarkan anak utk mengenali sentuhan OK dan Tidak OK. Ini merupakan modal anak utk terhindar dr tindakan pelecehan seksual. Sangat banyak anak berkebutuhan khusus yg mengalami pelecehan seksual krn mereka tidak mengerti perlakuan yg pantas diberikan pihak lain terhadapnya. Anak berkebutuhan khusus mempunyai hasrat seksual yg normal. Memahami hal ini, orang tua diharapkan mengajarkan anak utk menutup aurat, memproteksi diri ketika ada orang lain yg berusaha menyentuh bagian privatnya, dan ajari anak utk menepis tangan orang lain yg mencoba menyentuh bagian privatnya serta berteriak jika dalam kondisi bahaya.

    7. Menjaga pergaulan antar lawan jenis. Cari terapis yg berjenis kelamin sama dengan anak. Anak berkebutuhan khusus mempunyai hasrat seksual yg sama dgn orang normal. Memilih terapis yg berjenis kelamin sama dgn anak dilakukan agar meng-eliminasi kemungkinan anak mjd korban pelecehan atau malah ia yg tersulut hasrat seksualnya krn berhadapan dgn terapis yg berbeda jenis kelamin.

    Jika terpaksa anak mengikuti sesi dgn terapis yg berjenis kelamin beda, usahakan agar ada pendampingan di dalam ruangan tsb. Jika tidak diperkenankan (krn bisa merusak konsentrasi anak), orangtua dapat membuat kaca kecil sbg media memonitori proses terapi tsb. Jangan sekali-kali meninggalkan anak sendirian dgn orang lain dgn alasan apapun. Krn bagaimanapun, anak berkebutuhan khusus sangat lemah dlm berbagai jal sehingga sangat mudah diperdaya pihak lain.

    🌻🌻🌻

    Source :

    Chomaria. Pendidikan Seks untuk Anak. Aqwam Jembatan Ilmu: 2012.

    View Full
  • anisathariq
    13.03.2020 - 2 weeks ago

    sarwoendah:

    Pendidikan Seks utk Anak Berkebutuhan Khusus (Part 2)

    Lalu, apa saja yg bisa dilakukan utk memberikan pendidikan seks bagi anak berkebutuhan khusus?

    1. Mengenali anggota tubuh beserta fungsinya. Pengajaran ttg mengenali anggota tubuh pd anak berkebutuhan khusus sama halnya dgn pengajaran yg diberikan kpd anak² normal.

    2. Mempunyai rasa malu. Biasakan mereka berpakaian lengkap. Tingkat kematangan anak berkebutuhan khusus biasanya terbelakang. Hal inilah yg menyebabkan mereka terkadang tidak malu telanjang di hadapan orang lain, memegang bagian tubuhnya yg privat di hadapan orang lain, atau bahkan memegang tubuh orang lain yg menarik perhatiannya. Hal ini disebabkan krn keterbatasan pemahaman serta daya pikir yg menyebabkan mereka tdk mempertimbangan kesopanan, dan boleh atau tidaknya sebuah perilaku dilakukan.

    3. Toilet training. Sulitnya melatih ABK utk toilet training di antaranya karena bbrp anak mempunyai masalah pada motoriknya, kekakuan atau kelemahan di salah satu otot tubuhnya, masalah pada keseimbangan tubuhnya, masalah pd persepsi sensorik yaitu anak tidak menyadari bahwa dirinya sedang BAK, dsb. Selain kondisi fisik, kondisi mental sangat membutuhkan kesabaran serta konsistensi orangtua dalam melatih toilet training bagi anaknya.

    4. Menjaga kebersihan tubuh. Latihan pertama dilakukan setelah anak berhasil BAK dahulu. Hal ini dilakukan krn perawatannya relatif lebih mudah. Lakukan hal ini berulang-ulang hingga anak bisa melakukannya sendiri. Setelah berselang lama, orangtua dapat mengajarkan latihan tambahan yg lain, yaitu mengajarkan mengeringkan tubuhnya yg basah dgn handuk. Demikian halnya yg dilakukan dgn latihan bersih dari setelah BAB. Jangan lupa ajarkan anak utk selalu membasuh tangan dengan memakai sabun setelah melakukan aktifitas ini.

    Dengan latihan ini, diharapkan si anak mampu melakukan self help sehingga kelak dapat hidup mandiri (termasuk mandi serta membersihkan diri ketika mendapatkan menstruasi). Setidaknya, anak dapat menolong dirinya sendiri utk hal² yg bersifat pribadi.

    Source :

    Chomaria. Pendidikan Seks untuk Anak. Aqwam Jembatan Ilmu: 2012.

    View Full
  • anisathariq
    13.03.2020 - 2 weeks ago

    sarwoendah:

    Pendidikan Seks utk Anak Berkebutuhan Khusus (Part 1)

    Gangguan perkembangan, terutama dlm berkomunikasi, berinteraksi sosial, dan berperilaku, yg dialami oleh anak² berkebutuhan khusus membuat kebanyakan orangtua lebih fokus utk meningkatkan kemampuan anak dlm berkomunikasi dan bidang akademik lainnya (Chomaria, 2012).

    Padahal, pendidikan seks juga harus diajarkan pd anak berkebutuhan khusus sejak dini, krn tanpa disadari, mereka juga akan mengalami hal yg sama dgn anak normal lainnya. Sedangkan pada anak berkebutuhan khusus terkadang memiliki kadar mental & emosional yg tidak stabil, sehingga harus diajarkan scr bertahap (Chomaria, 2012).

    Hasrat seks merupakan suatu hal yg alamiah. Tidak mudah memang mengajarkan seksualitas pd anak berkebutuhan khusus. Pendidikan seks yg baik dapat membantu mempersiapkan anak berkebutuhan khusus mjd individu dewasa yg mandiri. Jika pendidikan seks tidak diberikan sejak dini, maka nantinya bs menjadi masalah baik dr sisi eksternal maupun internal si anak, misal. mungkin saja anak jadi memiliki kebiasaan memegang kemaluan sendiri, suka menyentuh bagian privat orang lain, tidak siap menghadapi menstruasi, mimpi basah yg dapat mempengaruhi emosinya, masturbasi, dan juga tidak dapat menjaga kebersihan daerah kemaluannya. (Chomaria, 2012).

    Dalam hal ini, orangtua lebih berperan dibandingkan dgn terapis, krn orangtuanya-lah yg paling dominan hidup berdampingan dgn anak (Chomaria, 2012).

    View Full
  • anisathariq
    13.03.2020 - 2 weeks ago

    sarwoendah:

    Peran Lingkungan dalam Perlindungan thd Kejahatan Seksual

    Bismillahirrohmanirrohim…

    Kali ini kelompok Aisyah membahas ttg apa aja sih peran lingkungan yg dimaksud tsb?

    Well, ternyata, korban kejahatan seksual yg menempati posisi tertinggi menurut data adalah… Anak Usia SD! Dan utk menanggulangi masalah ini, tdp 3 lapis komponen yg bertanggung jawab akan hal ini yaitu orangtua; sekolah; dan pemerintah. Masing² memiliki kewenangan & tanggung jawab baik dlm hal preventif maupun kuratif (penyembuhan).

    Daaan ada 1 masukan yg sangat ciamik nih dari Mbak Ulfa. Yaitu di setiap sekolah, sebaiknya ada bimbingan fiqhunnisa’ atau bimbingan yg khusus membahas fiqih wanita bagi siswi² perempuan. MasyaaAllah…

    View Full
  • anisathariq
    13.03.2020 - 2 weeks ago

    sarwoendah:

    Penyimpangan Seksualitas, Pencegahan & Solusinya.

    Bismillahirrohmanirrohim…

    Materi ke8 kali ini disampaikan oleh Team Eightcellent. Baik, langsung saja ke intinya yuk!

    🌺 Apa Itu Penyimpangan Seksualitas?

    • Penyimpangan seksual adalah tingkah laku seksual yg tidak sesuai dengan norma-norma agama atau hukum atau perilaku asusila yg dilakukan oleh pelaku penyimpangan seksual.

    • Penyebabnya? Ada 2 faktor yaitu internal & eksternal.

    Contoh faktor internal : Kelainan fisik sejak lahir; Perkembangan organ yg tidak sesuai; Ketidakseimbangan hormon dalam tubuh; Problem emosional; Gangguan kejiwaan; Kelainan psikologis; dsb.

    Contoh faktor eksternal : Longgarnya thd agama; Lifestyle yg materialistis, hedonis, sekuler; Lingkungan sosial & sekolah; Trauma kekerasan seksual; Penundaan usia perkawinan; Pergaulan bebas; dsb.

    🌺 Pencegahannya

    1. Bekali anak dengan ilmu agama.

    2. Edukasi seksualitas sejak dini. Ajarkan pd anak ttg bagian tubuh dan fungsinya.

    3. Bangun komunikasi yg produktif & efektif agar anak terbuka kpd orangtua.

    4. Bangun integritas / keberanian agar anak berani melapor ke orangtua / guru bila menjadi korban penyimpangan seksualitas.

    5. Selalu awasi anak. Pergaulan, tontonan, dsb.

    6. Memilih lingkungan pertumbuhan yg baik.

    🌺 Solusinya

    1. Kenali gejala & indikasi penyimpangan.

    2. Lakukan pendekatan agama.

    3. Eratkan hubungan keluarga.

    4. Perbaiki pola asuh.

    5. Selalu berdoa kpd Allah memohon perlindungan & meminta pertolonganNya.

    Source : Team Eightcellent BunSay Batch 5 Jatim.

    Selain itu, menurut bu Elly Risman, sebisa mungkin memasukkan anak ke Boarding School ketika sudah melewati fase aqil baligh. Jd masa pra aqil baligh sebaiknya bersama org tua.

    View Full
  • anisathariq
    13.03.2020 - 2 weeks ago

    sarwoendah:

    Menjaga Diri dari Kejahatan Seksual

    Bismillahirrohmanirrohim…

    Hari ini temanya adalah Menjaga Diri dari Kejahatan (Predator) Seksual. MasyaaAllah, deep yaa, mengingat saat ini marak sekaliii yg namanya predator seksual, oke lgsg aja deh kita cuz menyimak materinya 🌺

    Keterangan : Definisi Kejahatan Seksual by Kelompok 7 Kelas BunSay Batch 5 Jatim.

    Keterangan : Definisi Kejahatan Seksual (part 2) by Kelompok 7 Kelas BunSay Batch 5 Jatim.

    🌺 Bagaimana Peran Kita sbg Ortu dalam Mencegah Hal tsb?

    • First of all, anak kita harus mengerti anatomi anggota tubuh, beserta namanya.

    • Next, tegaskan pd anak bagian mana saja yg BOLEH DISENTUH dan TIDAK BOLEH DISENTUH. utk poin terakhir, kita juga wajib mengajarkan pd anak agar berani berkata “TIDAK”.

    • Sering ngobrol & dengarkan anak.

    • Sering sayang & peluk anak.

    • Beri pakaian yg sopan.

    • Intinya, make a good communication agar anak mau terbuka pada kita mengenai semua hal yg ia alami.

    • Selain itu, kita wajib selalu memantau pergaulan anak-anak kita, dgn siapa ia bergaul, seperti apa temannya, dsb.

    🌺🌺🌺

    View Full
  • anisathariq
    13.03.2020 - 2 weeks ago

    sarwoendah:

    Pengaruh Media Digital Terhadap Fitrah Seksualitas

    Alhamdulillah, tiba di materi ke 6. Kali ini, team Khadijah menyampaikan banyaaak sekali ilmu terkait gadget (management). Apa aja sih? Yuk, kita simak…

    Pengaruh Positif Media Digital ❤️

    1. Merupakan media informasi & pendidikan dalam memberikan pengetahuan mengenai organ secara biologis (dengan pengawasan dan pendampingan orang tua).

    2. Membantu orangtua utk lebih sadar akan bahaya penyimpangan gender dan seksual dgn adanya berita yg terjadi di sekitar.

    Pengaruh Negatif Media Digital 💔

    1. Mempengaruhi pola pikir dan perilaku anak terutama terkait perilaku seksual dan ttg pemahaman gender.

    2. Bertebarannya konten pornografi.

    3. Konten LGBT mempengaruhi kesadaran identitas gender anak.

    Cara Menghindari Dampak Negatif dari Media Digital ?

    1. Bekali anak dengan pemahaman agama.

    2. Membuat Family Media Plan.

    3. Menggunakan mesin pencari ramah anak (Misalnya, YouTube Kids).

    4. Memastikan game, acara TV atau website yg diakses anak² layak utk ditonton dan sesuai dgn value keluarga.

    5. “Age-based” content. Memastikan tontonan anak² sesuai dgn usianya.

    6. Akses internet bersama dengan anak.

    7. Open conversation & build trust.

    Source : Materi Presentasi Kelompok “Khadijah” BunSay Batch 5 Jatim.

    💕💞 Closing Statement yg Cukup Jleb Buat Saya…

    Saya yakin, kita semua sudah hafal & paham apa apa saja dampak negatif dr perilaku gadget freak pada anak & dewasa. Namun, sudahkah kita bersungguh² menghidarinya? *selftalk 😭

    View Full
  • anisathariq
    13.03.2020 - 2 weeks ago

    sarwoendah:

    Pentingnya Aqil Baligh Secara Bersamaan

    Bismillahirrohmanirrohim… Luar biasa sekali materi & diskusi yg disajikan ol. Team Fantastic 5 kali ini, masyaaAllah.

    Oke langsung saja… Sebelumnya, saya akan paparkan dulu apa itu aqil dan baligh?

    🌾 Aqil adalah kondisi tercapainya kedewasaan psikologis, sosial, finansial, serta kemampuan memikul tanggung jawab secara syariat.

    🌾 Baligh adalah kondisi tercapainya kedewasaan biologis dengan kematangan alat reproduksi.

    Lalu, apa saja sih tanda²nya?

    🌴 Tanda Aqil :

    1. Berakal sehat & sudah matang.

    2. Bisa membedakan baik & buruk.

    3. Bisa memecahkan masalah & berfikir secara terarah.

    🌴 Tanda Baligh : Sempurnanya umur 15th bagi anak laki-laki & anak perempuan, keluarnya sperma bagi anak laki-laki berusia 9th, menstruasi bagi anak perempuan berusia 9th.

    Pentingnya Aqil - Baligh Secara Bersamaan 🌷

    🌺 Saat aqil baligh tumbuh bersamaan, anak mampu berpikir scr rasional dan sadar terhadap hal yg ia hadapi.

    🌺 Seimbangnya aqil baligh menjadikan anak mampu melihat & merumuskan visi misi hidupnya.

    🌺 Anak juga telah mampu bertanggung jawab dgn sikap dan perilaku yg ia lakukan.

    🌺 Ketika perkembangan sekunder (reproduksi) sudah dimulai, maka kedewasaan menjadi penjaganya.

    Source : www.instagram.com/kumacil

    Nah, lalu apa saja sih faktor yg menyebabkan Aqil - Baligh tdk tumbuh paripurna secara bersamaan?

    Lalu, apa saja kiat agar Aqil - Baligh dapat tumbuh paripurna secara bersamaan?

    Wah, ternyata urgent yaa pendidikan sex agar fase Aqil - Baligh ini dapat berjalan beriringan pd anak² kita. Sebab subhanallah, dewasa ini banyaaak sekali terjadi, anak² sudah baligh duluan tapi belum diiringi oleh aqilnya. Sehingga walaupun pada dasarnya sudah dibebani tanggung jawab syariat, banyak yg belum mengerti akan hal tsb sehingga masih saja ada yg tergelincir kpd dosa² baik yg tidak disengaja atau bahkan tidak disadari, krn dianggapnya “masih anak-anak” padahal sdh baligh. Na'udzubillah.

    Peran orangtua dalam mendampingi fase aqil baligh ini sangat penting yaa, sebab ini adalah modal besar bagi anak² utk mencapai keparipurnaan masa² mukallafnya (bertanggung jawab sendiri thd segala amal perbuatan yg ia lakukan). Bismillah… Mudahkan & bantu kami yaa Allah…

    Closing statement yg menarik nih, dari Team Fantastic 5 🌿

    View Full
  • anisathariq
    13.03.2020 - 2 weeks ago

    sarwoendah:

    Peran Ayah dalam Pengasuhan utk Membangkitkan Fitrah Seksualitas

    Bismillahirrohmanirrohim…

    Tema ke4 kita hampir mirip yaa, dgn tema ke3 kemarin, namun kali ini lebih spesifik yaitu mengenai Peran Ayah. Nah, kira² apa sih peran ayah dlm membangkitkan fitrah seksualitas tsb?

    1. Ayah sebagai penanggung jawab pendidikan.

    2. Man of vision and mission.

    3. Sang ego dan individualitas.

    • Memberi kemampuan leadership bagi anak.

    • Menunjukkan ketegasan & ketegaan yg penuh cinta.

    • Menunjukkan pembelaan pada keluarga.

    4. Pembangun sistem berpikir dan rasionalitas.

    5. Supplier maskulinitas.

    6. Penegak profesionalisme.

    Salah satu tugas ayah yg utama adalah mencari nafkah, menunjukkan profesionalisme dlm bekerja sbg bentuk tanggung jawab kpd keluarga. Ini akan mjd contoh yg baik bagi anak laki-laki maupun anak perempuan.

    7. Konsultan pendidikan.

    8. The person of tega.

    Usia 10th ke atas, anak perlu diuji kemandiriannya & keimanannya. Di sini peran ayah utk memberi tugas² berat yg bertujuan utk menguatkan potensi² anak dalam menjalani peran² mereka kelak.

    Source : Ustadz Harry Santosa.

    🌿 Namun dalam realitanya kita terkadang dihadapkan dengan tantangan-tantangan pengasuhan dari peran ayah itu sendiri, misalnya :

    1. Ayah terlalu sibuk mencari nafkah, sehingga tidak bisa sepenuhnya hadir dalam pengasuhan anak.

    2. Ayah menganggap bahwa pendidikan anak adalah hanyalah tugas seorang ibu, sehingga ayah bersikap pasrah atau bahkan cuek terhadap pendidikan anaknya.

    3. Ayah tidak setiap hari ada di rumah karena harus bekerja di tempat yang jauh dari keluarga (LDM).

    4. Kurangnya minat ayah untuk belajar ilmu pengasuhan anak.

    5. Pudarnya teladan dan kharismatik seorang ayah dalam keluarga. Misal seorang suami yang “sangat tergantung dengan istrinya atau ibunya”.

    6. Seorang ayah yang belum mampu membuat misi keluarga bahkan galau menjadi ayah.

    7. Seorang Ayah yg kasar dan kurang bisa memahami perasaan istri dan anak-anaknya.

    dsb.

    🌿 Lalu, apa yg akan terjadi apabila seorang anak kehilangan sosok ayah?

    • Pertama, ia akan mencari sosok ayah pada diri orang lain.

    • Kedua, anak jadi menginginkan keberadaan sosok ayah pada orang lain.

    • dan yg lebih parah, anak² perempuan yg kehilangan figur ayah lebih berpotensi utk suka mencari perhatian lawan jenis.

    MasyaaAllah, ternyata banyak juga yaa peer utk ayah-ayah profesional hehehe.

    Barakallah Kelompok Oke Bapake, materinya insyaaAllah sangat sangat sangat bermanfaat bagi saya pribadi. Alhamdulillah, dapet bonus quote oke juga nih di akhir sesi :“3


    Hiks. So so so deep. :"3

    View Full
  • anisathariq
    13.03.2020 - 2 weeks ago

    sarwoendah:

    Peran Orangtua dalam Membangkitkan Fitrah Seksualitas

    Bismillahirrohmanirrohim…

    MasyaaAllah, diskusi hari ini dagiiing banget. Bener kata Bu Ketulas, inimah diswap yg berasa kulwap… Apa aja sih yg dibahas? Well, intinya adalah, how to build a balance parenting. Ayah - Bunda yg HADIR bener² hadir di dalam sebuah keluarga dlm membersamai anak²nya. Tantangan bukan hanya milik mereka yg single parent atau LDM saja but, bagi yg ayah-bunda nya “ada” di rumah, namun tidak “hadir”, ini juga bisa dibilang sbg orangtua yg kurang bahkan tidak berperan dlm Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak.

    🌺 Sebelumnya, apa itu fitrah?

    Fitrah adalah keadaan yg dihasilkan dari penciptaan yg telah ada sejak lahir dan tidak berubah.


    *sumber gambar : Materi Presentasi Tim 33 Kelas Bunda Sayang Jatim Batch 5

    🥀 Lalu, apa yg akan terjadi apabila sosok ayah - bunda ini TIDAK HADIR?

    Single parents atau keluarga tanpa kelengkapan sosok ayah dan ibu yg utuh berpengaruh besar menyimpangkan fitrah kewanitaan maupun fitrah kelelakian.

    Begitupula di sekolah, riset sederhana selama beberapa tahun thd kelas² yg gurunya wanita semua, gurunya pria semua dan gurunya sepasang pria dan wanita, menunjukkan bahwa kelas yg gurunya sepasang menunjukkan keseimbangan pertumbuhan emosional dan rasional yg lebih baik.

    source : FBE - Harry Santosa.

    🌹 Lalu, bagaimanakah PEMBAGIAN PERAN ayah - bunda dalam upaya membangkitkan fitrah seksualitas?

    Ayah berperan memberikan suplai maskulinitas dan ibu berperan memberikan suplai femininitas.

    Untuk anak laki-laki mendapatkan suplai 75% maskulinitas dan 25% femininitas. Pun sebaliknya.

    🌲 Peran Ayah

    1. Penanggung jawab pendidikan

    2. Sang ego dan individualitas

    3. Pembangun sistem berpikir

    4. Supplier maskulinitas

    5. Penegak profesionalisme

    6. Konsultan pendidikan

    7. The person of “tega”

    🌳 Peran Ibu

    1. Pelaksana harian pendidikan

    2. Sang harmoni dan sinergi

    3. Pemilik moralitas

    4. Supplier femininitas

    5. Pembangun hati dan rasa

    6. Berbasis pengorbanan

    7. Sang pembasuh luka

    🌱🌱🌱

    Lalu, apa sih DAMPAK YG LEBIH BURUK DARI PENGABAIAN PERAN ORTU SEJAK DINI?

    Na'udzubillah, anak yg tercabut dr orangtuanya pada usia dini akan banyak mengalami gangguan kejiwaan, perasaan terasing, perasaan kehilangan kelekatan sampai kpd depresi. Kelak akan mungkin memiliki masalah sosial dan seksualitas spt. lelaki menyerupai perempuan, perempuan menyerupai laki-laki, LGBT, membenci lawan jenis, curiga pd hubungan dekat, dan lain sebagainya.

    Berikut ada closing statement yg masyaaAllah jleb banget dr Tim 33 :

    Goal besarnya ternyata :

    Peran KEAYAHBUNDAAN SEJATI, yg mampu BERADAB kpd pasangan & anak keturunannya. :“3

    View Full
  • anisathariq
    13.03.2020 - 2 weeks ago

    sarwoendah:

    Pendidikan Fitrah Seksualitas Sejak Dini

    Bismillahirrohmanirrohim…


    Hari ini giliran kelompok kami, yg membahas ttg pendidikan seks usia dini. Simpel & cukup aplikatif sih sebenernya… Oke langsung aja yaa, saya “copas”-kan, hehe…

    🌿 *Upaya Pendidikan Sex di Tahap Awal*


    🌱 Beri nama anak sesuai jenis kelaminnya.

    🌱 Beri perlakuan sesuai dgn jenis kelamin anak.

    🌱 Kenalkan bagian tubuh beserta fungsinya.

    🌱 Tanamkan rasa malu sedini mungkin dengan membiasakan anak berpakaian sopan.

    🌱 Beri tahu bagian tubuh yg boleh atau tidak boleh disentuh orang lain.

    🌱 Beri tahu jenis sentuhan yg pantas dan tidak pantas. Berikut adalah contoh lagu edukasi terkait sentuhan pantas dan tidak pantas :


    https://youtu.be/878HzqGwWp8


    🌱 Jangan biasakan anak utk disentuh lawan jenis.

    🌱 Biasakan utk menutup aurat.

    🌱 Biasakan utk tidak ganti baju di depan anak².

    🌱 Pada usia 0-2 th, anak laki-laki & perempuan didekatkan pd ibunya krn menyusui.

    🌱 Pada usia 3-6 th, anak laki-laki & perempuan harus dekat dgn ayah ibunya agar memiliki keseimbangan emosional dan rasional.

    🌱 Anak sudah harus memastikan identitas seksualnya sejak usia 3th.

    🌱 Secara imaji, anak mampu membedakan sosok laki-laki dan perempuan sehingga mereka paham menempatkan dirinya sesuai seksualitasnya.

    -

    Sumber :

    Chomaria, Nurul. _Pendidikan Seks untuk Anak_. 2012. Penerbit: Aqwam Jembatan Ilmu.

    https://m.facebook.com/indonesiaparenting/posts/487089238305266

    -

    Okay, itu materi pertama, daaan next akan saya share ttg hasil diskusi kami yg masyaaAllah ilmunya ciamik sekali… Apa aja itu?

    Jadi, ada yg bertanya, bagaimana sih maksudnya “memperlakukan anak sesuai dgn jenis kelaminnya?” hmm, okay, krn dalam Islam hanya ada 2 jenis kelamin, laki-laki & perempuan, dan itu sangat jelas, tdk ada abu², maka sedari kecil sebaiknya anak² sudah dibiasakan utk memegang peran yg sesuai dgn apa yg diperintahkan Allah, like :

    ☘️ Bisa dengan mengajarkan tanggung jawab yg berbeda sejak kecil semisal :

    • Segera setelah adzan berkumandang, laki² menuju masjid utk sholat berjamaah sedangkan perempuan utamanya adalah sholat di dalam rumah.

    • Atau mengajarkan anak laki² mengumandangkan adzan sedangkan perempuan boleh belajar boleh tidak.

    • Atau mengajarkan anak laki² menjadi imam sholat saat sholat berjamaah dlm keluarga.

    • Selain itu, perlu juga ditekankan mengenai cara menutup aurat yg berbeda antara laki² dan perempuan.

    ☘️ Lalu, apa sih kaitan antara pendidikan seks dengan fitrah seksualitas?

    Seorang individu, baik laki² maupun perempuan bahkan individu berkebutuhan khusus sekalipun, akan memiliki kecenderungan atau bisa dibilang “dorongan” yg terkait dgn aspek seksualnya apalagi, jika menjelang baligh sebab ini fitrah… Nah, pendidikan yg tepat, akan memandu mereka dalam bertanggung jawab atas dorongan perilaku tsb, tentu saja krn kita adalah Muslim, “pagar"nya adalah syariat Islam…

    ☘️ Kemudian, bagaimana sebaiknya kita mengajarkan penyebutan "alat kelamin” kpd anak² sejak dini?

    Orang tua jangan malu utk menyebut kemaluan anak dgn nama sebenarnya (vagina atau penis). Kalau orang tua merasa risih, pastikan anak mengetahui nama bagian tubuh tsb beserta fungsinya, namun boleh disebut dgn istilah “farij” atau aurat.

    Orangtua jangan memberi julukan yg bisa dikonotasikan sbg hal yg kurang sakral shg julukan tsb bs dikonotasikan sbg sesuatu yg bisa dipermainkan. (Chomaria, 2012).

    Opsi lain, sebaiknya anak usia dini dibiasakan menggunakan istilah “kemaluan” untuk organ genital karena berasosiasi dengan kata malu sehingga harus ditutup dan dijaga.

    So, kesimpulannya…


    Sekian resume presentasi & diskusi dari Kelompok 2 kali iniii… MasyaaAllah, banyak ilmu baru ternyata 🍀

    View Full
  • anisathariq
    13.03.2020 - 2 weeks ago

    sarwoendah:

    Pemahaman Perbedaan Gender

    Bismillahirrahmanirrahim…

    MasyaaAllah seru sekali topik pertama pada level 11 kali ini. Sangat inspiring dan membuka insight baru bagi saya yg selama ini hanya mendikotomikan bahwa gender itu maskulin vs. feminin tanpa mengerti betul makna dr dikotomi tsb.

    Sebagaimana yg disampaikan The Rengers, bahwasanya both of man and woman ternyata harus menguasai karakter² champion yg yaa, bisa dibilang ada di sisi maskuliniti dan femininiti seperti : rasional, kuat, kokoh, tangguh, empati, lembut, hangat, mandiri, kasih sayang, daaan mungkin ini yaa, yg biasa kita sebut sbg “kesetaraan gender” namun dalam konteks yg positif dan lebih masuk akal serta tidak melanggar hukum syara’ atau syariat Islam.

    But, ada juga tuntutan bagi laki² dan perempuan jika ditilik dari sudut pandang Islam dan tuntutan ini membedakan peran mereka spt. dalam menjalani kehidupan rumah tangga, laki² dituntut utk leading the family, menjadi qowwam atau pemimpin dalam keluarga, bertanggung jawab penuh atas nafkah keluarga, melindungi, mengayomi, dan peran² ke-ayah-an lainnya. Pun sebaliknya perempuan, diwajibkan utk taat dan patuh pada suaminya, menjaga kehormatan dirinya & suaminya serta menjadi madrasah pertama bagi anak²nya sekaligus menjadi “ratu” rumah tangga. Sama-sama menjalankan ketaatan kpd Allah, namun, dengan peran & tanggung jawab yg berbeda. Keduanya sama² kuat, sama² kokoh, sama² dipenuhi kasih sayang. That’s why, tadi ada salah satu The Rengers yg menyatakan bahwa it’s okay bahwa jika laki-laki memiliki 25% femininitas & perempuan memiliki 25% maskulinitas. Namun, idealnya hanya sebatas itu. Agar apa? Agar bisa saling mewarisi gender roles ini kpd penerus ummat manusia sebagaimana Allah ta'ala memberikan fitrah gender yg berbeda kpd Bapak - Ibu seluruh ummat manusia yaitu Adam ‘alayhissalam dan Hawa 'alayhassalam.

    View Full
  • anisathariq
    13.03.2020 - 2 weeks ago

    Menikah artinya siap jadi sorotan

    Menjadi ibu artinya siap menerima penghakiman

    Semua sikap kita akan layak jadi bahan pengawasan

    Semua perbuatan kita akan layak jadi bahan gunjingan dan mungkin yaaa sedikit perdebatan

    Menyeramkan? Tenang, ini pendewasaan…

    Ada hikmah mengapa islam begitu rinci mengatur setiap urusan

    Ada hikmah mengapa islam datang menyempurnakan akhlak yg menawan

    Dan tentu saja ada hikmah mengapa kita hanya boleh mencari ridho Yang Maha Mengatur segala urusan bukan ridho para gila urusan :)

    View Full
  • anisathariq
    08.03.2020 - 3 weeks ago

    Day 10 efek pornografi

    Sebagai orangtua wajib bagi kita untuk senantiasa dekat dan memberi landasan agama yg baik bagi anak agar mempunyai kontrol diri yg baik.

    Pornografi memang sangat menghancurkan generasi muda dampaknya secara fisiologis dan psikologis terpampang nyata. Mulai dari bentuk otak yg mengerut yg menyebabkan fungsi otak tidak sempurna hingga menyebabkan pelaku melakukan penyaluran yg tidak tepat seperti masturbasi, perkosaan, pelecehan seksual, hingga berdampak pada penyimpangan seksual. Otak orang yg terkena pornografi terbukti secara ilmiah kehilangan fungsi pre frontal cortex yg menyebabkan kontrol dirinya hilang dan berbuat sesuka hati.

    Naudzubillah😭

    View Full
  • anisathariq
    08.03.2020 - 3 weeks ago

    Day 9 peran lingkungan dalam penjagaan kejahatan seksual

    Yass! Dalam penjagaan ini tentunya ga cuma orangtua yg butuh ngoyo tapi juga sekolah dan lebih utama pemerintah harus sama-sama bersinergi melindungi dari kejahatan seksual. Begitu penjelasan kelompok 9.

    Dan ditambahkan oleh salah satu anggota kelompok bahwa idealnya setiap sekolah mengajar fiqih wanita atau bimbingan khusus bagi siswi-siswi terkait masalah fiqih, masya Allah mantaaap.

    View Full
  • anisathariq
    08.03.2020 - 3 weeks ago

    Day 8 penyimpangan seksualitas, pencegahan dan solusinya.

    Penyebab penyimpangan seksual yg dijelaskan oleh kelompok 8 terbagi menjadi 2 faktor internal berupa kelainan fisik sejak lahir, gangguan hormonal, adanya gangguan kejiwaan dan problem emosional. Sedangkan faktor eksternal berupa minimnya ilmu agama dan pengamalannya, lifestyle yg hedon dan sekuler, lingkungan pertemanan dan sekolah, trauma kekerasan seksual, penundaan usia perkawinan dan pergaulan bebas.

    Pencegahan: bekali anak ilmu agama,berikan pendidikan seks sejak dini sesuai usia anak, bangun komunikasi dan bonding dengan anak, bangun keberanian anak untuk melapor kepada orangtua/guru bila menjadi korban penyimpangan seksual, selalu awasi pergaulan dan tontonan dan bacaan anak, berikan lingkungan tumbuh kembang yg baik.

    Solusi: eratkan pemahaman agama, eratkan hubungan keluarga, perbaiki pola asuh, kenali indikasi penyimpangan, selalu berdoa pada Allah memohon pertolongan.

    View Full
  • anisathariq
    08.03.2020 - 3 weeks ago

    Day 7 menjaga diri dari kejahatan seksual


    Dalam diskusi kelompok 7 ini menjelaskan tentang apa sebenarnya kejahatan seksual itu



    Kelompok 7 menjelaskan bagaimana orangtua bisa memerangi kejahatan seksual bersama anak.

    Mengajarkan anak mengenal anatomi tubuhnya

    Ajarkan anak sentuhan yg boleh dan tidak boleh

    Ajarkan anak Berani berkata TIDAK

    Menunjukan kasih sayang pada anak melalui pelukan hangat

    Beri anak pakaian yg sopan

    Banyak ngobrol dan dengarkan anak

    Pantau pergaulan anak,!

    View Full
  • anisathariq
    08.03.2020 - 3 weeks ago

    Day 6 pengaruh media digital terhadap fitrah seksualitas

    Kalau bicara pengaruh tentu saja harus 2 sisi ya positif dan negatif

    Positif:

    Menjadi media belajar tentang organ tubuh manusia secara biologis (dengan pendamingan ortu)

    Membantu orangtua lebih aware terhadap penyimpangan seksual dan usaha pengaburan gender melalui berita.


    Negatif:

    Mempengaruhi perilaku seksual terutama terkait perilaku seksual dan ttg pemahaman gender.

    Konten porno yg semakin mudah diakses

    Konten LGBT yg mempengaruhi identitas gender dan sex anak

    Bagaimana cara mengantisipasinya?

    Bekali anak dengan pemahaman agama

    Membuat family media plan

    Berikan tontonan anak sesuai usia

    Akses internet bersama anak

    Komunikasi dan bangun kepercayaan


    View Full
  • anisathariq
    08.03.2020 - 3 weeks ago

    Day 5 pentingnya aqil dan baligh secara berbarengan

    Diskusi kali ini adalah diskusi kelompok saya dan salah satu topik diskusi yg saya sedang excited bgt sejak tahun kemarin!

    Kita bahas satu-satu dulu ya apa itu aqil dan baligh karena keduanya sering dianggap sama.

    Aqil adalah tercapainya kedewasaan sosial, psikologis, finansial serta kemampuan memikul tanggung jawab.

    Baligh adalah kedewasaan biologis dengan tercapainya kematangan fungsi alat reproduksi.

    Beda kan?

    Terus kenapa harus seiring?

    Apa saja faktor-faktornya yg membuat aqil-baligh terlambat?

    Kiat-kiat

    Closing

    View Full
  • anisathariq
    08.03.2020 - 3 weeks ago

    Day 4 peran ayah dalam pengasuhan untuk membangkitkan fitrah seksualitas.

    Dalam diskusi kelompok 3 sudah dijelaskan tentang tugas ayah dan Bunda dalam menumbuhkan fitrah seksualitas pada anak. Kenapa seorang punya peran yg begitu besar? Karena ayah sang pencari nafkah utama, ayah adalah teladan dalam profesionalisme bagi anak-anaknya.

    Masalahnya seringkali ayah-ayah belum tergerak dengan peran tersebut karena kesibukan mencari nafkah atau karena stigma parenting hanya mjlik ibu2.

    Padahal bahaya mengintai anak-anak yg kurang kehadiran sosok ayah. Anak perempuan akan mudah tergoda dan mencari perhatian lawan jenisnya sedangkan anak laki-laki akan menjadi anak yg gamang dalam menjalani hidupnya atau kurang tegas karena sebenarnya fitrah tersebut sudah terinstall tapi tidak digunakan dan di stimulasi yg mengakibatkan anak laki-laki banyak yg mudah meninggalkan tanggung jawab dan tidak gentle. Naudzubillah

    View Full
  • anisathariq
    08.03.2020 - 3 weeks ago

    Day 3 peran orangtua dalam membangkitkan fitrah seksualitas pada anak


    Dalam mendidik anak dibutuhkan peran sinergis antara ayah dan bunda. Ayah memberikan 75% supply maskulinitas pada anak laki-laki dan bunda 25% supply feminitas berlaku sebaliknya pada anak perempuan.

    Apa saja sih perbedaan tugas ayah dan bunda?

    Ayah:

    Raja tega

    Penanggung jawab pendidikan

    Supplier maskulinitas

    Penegak profesionalitas

    Pembangun sistem berpikir

    Sang ego dan individualitas

    Konsultan pendidikan


    Bunda:

    Pembasuh luka

    Pelaksana harian pendidikan

    Sang harmoni dan sinergi

    Pemilik moralitas

    Pembangun hati dan rasa

    Berbasis pengorbanan

    Supplier feminitas

    Kenapa semua ini perlu di amalkan? Karena tujuan pendidikan anak adalah untuk mengantarkan mereka menjadi pasangan dan orangtua yg baik. Family comes first.

    View Full
  • anisathariq
    08.03.2020 - 3 weeks ago

    Day 2 pendidikan fitrah seksualitas sejak dini


    Diskusi kelompok 2 kali ini mengenai bagaimana cara mengajarkan anak-anak usia dini mengenal pendidikan seks. Ga serem kok. Kalo dalam islam pendidikan seks bisa kita lihat dari bagaimana islam memerintahkan memberi nama yg baik sesuai dengan jenis kelamin anak, mengatur batasan aurat antara laki-laki dan perempuan, periintah untuk ibu menyusui anaknya hingga 2 tahun krn di usia 0-2 thn memang idealnya anak dekat dengan ibunya dan masih banyak lagiii.

    Selain itu anak juga harus diajarkan untuk mengenal fungsi bagian tubuhnya dan membiasakan untuk menyebut bagian kemaluan dengan nama yg benar bukan istilah yg dibuat-buat (boleh juga menyebut dengan farji’ atau aurat), mengajarkan anak mengenal jenis sentuhan yg diperbolehkan dan tidak diperbollehkan, dibiasakan mengenal rasa malu sejak dini dengan memakai pakaian yg sopan, tidak dibiasakan disentuh/menyentuh lawan jenis dan orangtua juga tentunya memberi contoh yg baik selama dirumah dengan menjaga aurat di depan anak-anak

    View Full
  • anisathariq
    08.03.2020 - 3 weeks ago

    Day 1 resume diskusi memahami perbedaan gender pada anak


    Semester 2 dulu saya pernah dapat matkul kajian gender. Dari sana saya jadi tahu bahwa gender dan jenis kelamin adalah dua hal yg berbeda, gender lebih mengarah kepada pembagian tugas dan jenis kelamin lebih mengarah pada sistem reproduksi.

    Nah di level 11 ini ternyata saya harus mengingat kembali karena temanya tentang menumbuhkan fitrah seksualitas pada anak. Anw jauh sebelum teori kajian gender lahir kami sepakat bahwa al-qur'an sudah lebih dulu membawa konsep gender secara bijak.

    Laki-laki dengan fisiknya yg lebih kuat dan besar disebut sebagai qowwam (pemimpin dan pelindung) bagi perempuan. Apa perempuan maksudnya lebih lemah? Ya nggak gitu zheyenggggg. Dari presentasi kelompok 1 dijelaskan bahwa perempuan dan laki-laki sama-sama membawa misi kehidupan dengan perannya masing-masing dan saling mengisi bukan untuk saling berkompetisi.

    View Full
  • anisathariq
    07.03.2020 - 3 weeks ago
    Tulislah supaya sembuh

    mnastory :

    Bagi beberapa orang mengungkapkan dan mengekspresikan perasaan adalah hal yang sulit untuk diucapkan, terlebih ketika kita sudah terlalu penat dan merasa tak kuat. Dipendam sendiri adalah solusi yang kita pilih. Sesekali terbesit keinginan untuk membagikannya kepada orang terdekat seperti keluarga, atau sahabat yang dipercaya. namun hati berbisik “ jangan lah, nanti kamu malah menambah beban pikiran mereka. kamu pun tak tahu kesulitan apa yang sedang dihadapi mereka saat ini. udah pendam dan selesaikan sendiri saja.”. kurang lebih begitulah pemikiran kebanyakan orang mengapa mereka memilih memendam masalah sendiri dan tak ingin dibagikan ke lainnya.

    Lalu apa dengan dipendam sendiri masalah itu seketika bisa saja pergi?

    Luka itu seketika bisa saja sembuh?

    Tentu tidak. Pasti masih ada rasa asing dan cemas yang tertinggal meskipun mulut kita berusaha untuk tetap tenang.

    Well, buat kalian yang memiliki pemikiran seperti itu berarti kita sama.

    Kalian nggak sendiri kok, ada aku yang juga merasakan hal yang sama, pun aku percaya masih ada orang lain diluar sana yang sepemikiran dengan kita.

    Namun terkadang ketika sudah merasa tak kuat, hanya tangis yang menjadi hasilnya. Dan itu masih terasa belum cukup untuk melegakan.

    Pada akhirnya aku mencoba untuk mencari solusi untuk masalahku ini.

    Salah satunya adalah dengan menulis.

    “Kak, aku ngga pinter nulis.”

    “Kak, aku nggak bisa merangkai kata dengan indah ke dalam bentuk sebuah tulisan. Justru jadi tambah mikir aku kak kalau disuruh nulis.”

    Some of people will have an argument like that. Dan itu wajar.

    Menulis bukanlah hal yang harus kalian takutkan. Menulis tak harus indah, menulis tak harus bemajas, menulis tak harus berima, tapi menulis itu harus jujur.

    Melalui menulis kalian ungkapkan, luapkan, ceritakan apapun yang kalian rasakan saat itu juga.

    Jangan bohongi diri sendiri dengan mengatakan pada tulisanmu bahwa kamu baik-baik saja, bahwa kamu menerima, bahwa kamu bahagia.

    Jika memang suasana hatimu saat itu sedang sedih dan ada masalah, cobalah untuk menuliskannya baik pada secarik kertas atau dalam sebuah ketikan.

    Orang-orang kebanyakan sulit dalam mengekspresikan rasa karena ada  tapi yang sudah membatasi mereka, tapi melalui tulisan kau tak perlu cemaskan tapi itu. Kalian bisa tuliskan apapun yang kalian rasakan.

    Sekali lagi cobalah jujur pada diri sendiri, dengan perasaaanmu sendiri.

    Dan kejujuran itu bisa kalian lampiaskan dalam bentuk tulisan.

    Tulisan yang kalian hasilkan itu ada wujudnya, dan beberapa waktu kemudian ketika kalian sudah sembuh dari luka itu, kemudian menemukan luka yang lain lagi. Tulisan-tulisan kalian itu akan membuat kalian tersadar, bahwa kalian kuat, kalian tangguh.

    Masalah yang lalu saja sudah bisa terselesaikan, masa masalah yang sekarang membuat kalian kalah.

    Dan percayalah ketika kalian sudah berhasil melalui fase itu, kemudian kalian membuka kembali folder tulisan-tulisan curhatan kalian, kalian akan merasa

    “ kok aku dulu begitu ya…”

    “kok aku dulu alay juga ya..”

    justru kita akan senyum-senyum geli melihat tulisan kita sendiri.

    Iya nggak?

    So, menulislah supaya sembuh.

    #mnastory

    View Full
  • anisathariq
    07.03.2020 - 3 weeks ago
    Perempuan yang #MemesonaItu Tak Lepas dari Kebiasaan-Kebiasaan Hebat Ini

    urfa-qurrota-ainy :



    Memesona! Ada banyak kata pujian yang bisa disematkan pada perempuan. Mulai dari ‘cantik’, ‘cerdas’, ‘menarik’, dan ‘percaya diri’, namun kata ‘memesona punya level predikat yang lebih tinggi. Memesona itu above all else! Mencakup sejumlah sifat dan nilai-nilai baik dalam diri perempuan. Wah, pasti beruntung sekali ya perempuan seperti itu.

    Tapi, apakah semua perempuan bisa menjadi memesona? Tentu saja bisa! Yuk, intip apa saja kebiasaan-kebiasaan yang perlu dilakukan perempuan agar selalu memesona.

    1. Bersyukur atas keunikan dirinya

    image

    Setiap perempuan unik

    gambar dari sini

    Perempuan yang memesona tidak membanding-bandingkan dirinya dengan perempuan lain. Ia puas dan merasa cukup dengan dirinya sendiri. Ia juga tidak berpura-pura menjadi orang lain demi mendapat penerimaan, justru ia seringkali menjadi trendsetter bagi orang lain. Aura percaya diri akan terpancar dari perempuan-perempuan yang bersyukur atas segala kelebihan, kekurangan, serta keunikan dirinya.


    2. Tidak melupakan sisi femininnya

    Umumnya, perempuan memiliki kelebihan dalam hal empati dan kepedulian. Dua hal itu bisa terlihat dari bagaimana ia memperlakukan dirinya dan memperlakukan orang lain. Perempuan yang memperlakukan dirinya dengan positif akan terlihat memikat. Sedangkan perempuan yang senantiasa memperlakukan orang lain dengan rendah hati, senang membantu, adalah perempuan yang luar biasa. Tidak diragukan lagi, perempuan yang melakukan keduanya adalah perempuan yang layak mendapat predikat memesona!


    3. Berani bermimpi, berani belajar, berani bersikap

    image

    Malala, gadis Pakistan yang memperjuangkan pendidikan. Di usia 16, ia meraih nobel perdamaian 2014. Di Indonesia, Raden Dewi Sartika, Raden Ajeng Kartini, Hj. Rangkayo Rasuna Said, adalah beberapa tokoh perempuan yang punya perjuangan di bidang yang sama

    gambar dari sini

    Perempuan memesona juga tidak ragu untuk memiliki cita-cita yang tinggi. Misalnya, cita-cita untuk menempuh pendidikan. Ia tak hanya update dalam urusan fashion, tapi juga tak ketinggalan memperbaharui pengetahuan dan kemampuannya, demi meraih impiannya. Ia paham betul bahwa pesona perempuan bukan semata ditentukan oleh brand (red. merk) yang menempel di tubuh, tapi oleh brain (red. wawasan).

    Yes, perempuan-perempuan yang punya modal ‘brain did’ (wawasan luas) bisa lebih memesona daripada mereka yang bermodal benda-benda ‘branded’ saja.

    Apalagi saat ini, kita dimudahkan oleh teknologi untuk mendapatkan berbagai informasi penting. Misalnya informasi seputar perempuan, aneka tips dan trik, beragam inspirasi, yang pasti berguna untuk menambah wawasan.

    Ia juga tak takut untuk bersikap meskipun harus menanggung risiko yang tidak mudah. Tentu keberanian itu akan lahir dengan sendirinya manakala kita yakin akan kemampuan diri kita sendiri.

    Keep reading

    View Full
  • Show More