#pengingatdiri Tumblr posts

  • bntla
    05.12.2021 - 3 hours ago

    Tidak ada kesombongan sedikitpun melainkan akan membawamu pada kebinasaan.

    .

    View Full
  • seananya
    04.12.2021 - 1 day ago

    Biarin Aja-

    “Kemarin ada yang mengajakku merayakan tahun baru, teman-teman kantorku sih, lalu-”

    “Lalu?”

    “Langsung kukatakan tidak mau!”

    “Hahahahaha, serius? Sengegas dan sespontan itu?”

    “Iyalah! Harus tegas! Biarin aja!”

    Aku terdiam, berharap bisa tegas seperti ia juga, berpegang teguh pada prinsip kebenaran tanpa peduli pendapat banyak orang. Berpegang teguh pada prinsip kebenaran tanpa takut dikucilkan.

    “Jangan gitulah bilangnya,”

    “Lah? Jadi? Ikut ngerayain juga gitu?”

    “Bukan, maksudnya pelan-pelan, ‘maaf saya nggak ngerayain tahun baru temen-temen’ “

    “Hehehe iya, gitu maksudnya”

    View Full
  • seananya
    04.12.2021 - 1 day ago

    Keikhlasan yang Memudar

    “Saat keikhlasan mulai hilang, kita akan sibuk memikirkan pendapat banyak orang.”

    Aku terlalu sering merasakannya akhir-akhir ini,

    “Kalau aku membantahnya, apakah aku akan terlihat sok pinter?”

    “Kenapa aku harus mengatakannya padahal yang terlihat lebih pintar dariku saja diam saja?”

    “Aku harus terlihat lebih baik daripada dia di hadapan orang itu.”

    Astaghfirullahh lelahhhhh. Prinsip-prinsip hidup yang kubangun sejak beberapa tahun belakangan ini menguap hilang entah kemana,

    “Gapapa kalau mereka ga bisa nerima, yang penting aku yakin apa yang aku sampaikan benar dan aku tahu dalilnya apa.”

    “Hanya karena dia mempunyai suatu keutamaan yang tidak kumiliki, bukan berarti semua tindakan dan ucapannya benar kan?”

    “Untuk apa aku harus mencari perhatiannya? Memangnya dia bisa apa jika Allah tidak berkehendak?”

    Entahlah, untuk istiqomah di atas keikhlasan pada hal-hal sekecil ini saja ternyata sulit yah? Semoga Allah menolong kita semua untuk bertakwa kepada-Nya.

    View Full
  • ulvafdillah
    29.11.2021 - 6 days ago

    Silamku memang kelam. Menerimanya membutuhkan hati yang cukup luas. Juga pemahaman yang tidak berbatas.

    Tegaknya langkah yang membawaku sampai pada detik ini, tidak jauh berbeda dengan langkah yang pernah berulang kali berdiri walau kembali tertatih.

    Keduanya sama. Yang membedakan hanyalah alur dan setapak jalan yang sedang kupijaki saat ini. Yang satu berasal dari kisah yang lalu. Dan yang satunya lagi adalah lembaran baru.

    Adapun tentang hatimu, ia berhak menimang atau menolak.

    Karena sejatinya memang benar. Yang terjaga, tentu menginginkan mereka yang pandai menjaga.

    Maka atas semua kekurangan yang meliputi diriku, semoga kelak kau paham. Bahwa aku juga manusia yang bisa salah, patah dan papa. Apa-apa yang telah kulalui di hari sebelumnya adalah sesuatu yang tidak lagi bisa aku ubah.

    Perihal perjalanan dan luka yang sempat kutemui di hari sebelumnya, semoga kelak kau mengerti bahwa semua itu adalah proses pendewasaan yang menghadirkan banyak pemahaman, juga kekuatan.

    Semoga kau mengerti bahwa aku berangkat dari kumpulan kisah masa lalu yang sedang dan senantiasa berbenah hingga kini.

    Dan menerimanya adalah tentang kelapangan dada. Pun menolaknya bukanlah bentuk keegoisan siapa-siapa.

    12:33 a.m || 30 November 2021

    View Full
  • ulvafdillah
    26.11.2021 - 1 week ago

    Kadang kita perlu menjadi tuli untuk semua hal yang tidak perlu kita dengar. Menjadi buta untuk semua hal yang tidak mesti kita lihat. Dan menjadi mati rasa pada semua hal yang tidak seharusnya ada.

    Terkadang memang harus begitu. Tidak menyanggah, hanya tersenyum rela. Senantiasa berlapang dada, juga menerima.

    Karena sungguh kehidupan ini terlalu abstrak untuk ditebak segala teka-tekinya. Cabar cemburu, detak-detak ragu, sayup-sayup kabar, juga riuhnya debar adalah alasan-alasan yang tidak lagi perlu dijadikan beban dalam kepala.

    Sebab manusia terlampau dinamis untuk kita meletakkan percaya secara utuh.

    02:25 a.m || 27 November 2021

    View Full
  • nrrhmh
    25.11.2021 - 1 week ago

    Belajar Tabayyun

    Prasangkamu tak selalu benar

    Seringkali kita 'menelan mentah-mentah' sesuatu yang terdengar di telinga ataupun yang terlintas dalam fikiran kita. Sambil mengamati keadaan yang ada, dengan mudah menarik kesimpulan bermodal 'cocokologi' tanpa bertanya kepada yang bersangkutan. Timbulnya hanya sebuah prasangka, bukan sebuah fakta.

    Apa yang terdengar di telingamu tidak selalu benar dan apa yang terlintas di fikiranmu pun tidak selalu benar. Sebelum menarik kesimpulan, jangan enggan untuk mencari fakta.

    Tabayyun menjadi jalan untuk melihat kembali benar atau salahkah prasangka yang terlintas dalam fikiranmu, ataupun yang terdengar di telingamu. Karena yang kita dengar entah dari sumber 'mulut' ke berapa, sedang kita tidak tahu penambahan dan pengurangan kalimatnya. Maka bertabayyun dengan yang bersangkutan menjadi pilihan yang paling bijak.

    Bukankah Allah memerintahkan kita untuk menjauhi prasangka?. Sedang adab kita terhadap sesama adalah adil dan ihsan. Maka bijaklah dalam mendengar informasi apapun, dan tabayyunkan sebelum mengambil kesimpulan agar terhindar dari prasangka.

    NR | 25 November 2021, Sore penuh hikmah.

    View Full
  • hijrahmengaji
    23.11.2021 - 1 week ago

    Bismillahirrohmanirrohim *PERHATIAN RASULULLAH SHALLALLAHU ALAIHI WA SALLAM TERHADAP SHALAT DUA RAKAAT SEBELUM SUBUH* Shalat-shalat sunnat rawâtib (shalat yang menyertai shalat fardhu) tidak sama keutamannya. Shalat sunnat Subuh lah yang menempati urutan teratas. Sebab, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkannya meski beliau berada dalam perjalanan. Ibnul Qayyim rahimahullah menyatakan bahwa perhatian dan konsistensi beliau paling besar pada shalat sunnat Subuh. Oleh sebab itu, beliau tidak pernah melupakannya, baik saat berada di rumah ataupun bepergian.[1] Ummul Mukminîn, ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma menceritakan: Nabi tidak pernah menjaga shalat sunnat melebihi perhatian beliau terhadap dua rakaat sebelum Subuh [Muttaqa ‘alaih] Hadits ini menunjukkan semangat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk memelihara dua rakaat ini daripada shalat sunnat yang lain. Untuk memotivasi umat agar menjalankan sunnah ini, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menggambarkan besarnya keutamaan ibadah shalat dua rakaat sebelum Subuh ini. Maka, rugilah orang yang melalaikannya, apalagi sampai tidak pernah mengerjakannya sama sekali. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , bersabda: Dua rakaat (sebelum) Subuh lebih baik daripada dunia seisinya [HR. Muslim]. Dalam riwayat lain, Dua rakaat itu lebih aku cintai ketimbang seluruh dunia [HR. Muslim] Demikianlah pahala besar yang telah dijanjikan Allah k bagi orang yang menjalankan ibadah shalat sunnat Subuh. Siapa yang mau menyambutnya? Wallâhu a’lam Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 06-07/Tahun XII/1430H/2009M. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016] ______ Footnote [1]. Zâdul Ma’âd (1/304) [2]. Lihat Zâdul Ma’âd (1/306-307), Bahjatun Nâzhirîn (2/294) Referensi: https://almanhaj.or.id/3777-perhatian-rasulullah-shallallahu-alaihi-wa-sallam-terhadap-shalat-dua-rakaat-sebelum-subuh.html Grup WA Hijrah Mengaji Laki laki: https://chat.whatsapp.com/EIFlIiWDwkvBHApszAzgcg Grup WA Hijrah Mengaji Perempuan: https://chat.whatsapp.com/CVe332tJRhz2n5UUqjG70p #hijrah #pengingatdiri #selfreminder #hij https://www.instagram.com/p/CWmPUAPB1HK/?utm_medium=tumblr

    View Full
  • nrrhmh
    22.11.2021 - 1 week ago

    Hidup ini perihal 'silih dan berganti'

    November menuju penghujungnya. Kabar bahagia berseliweran pun diiringi dengan kabar duka. Segalanya silih berganti begitu cepat. Kelahiran dan kematian, pertemuan dan perpisahan.

    Kepada kalian para pemilik hati yang baik lagi sabar, yang tengah berjuang semoga Allah mudahkan, yang tengah dalam proses penantian semoga Allah hadiahkan pertemuan, dan yang tengah dilanda kehilangan, semoga Allah kuatkan.

    Segalanya telah tertakar dengan imbang, seperti halnya silih bergantinya kehidupan. Tugas kita mengimani bahwa setiap takdir adalah hal terbaik yang datangnya dari Sang Pemilik kita.

    NR | 22 November 2021, siang sendu.

    View Full
  • edelwis2793
    21.11.2021 - 2 weeks ago

    Menyederhanakan yang sebenarnya tidak sederhana 😆 Karena mama kadang udah pushing duluan kalau bernuansa parenting parenting gitu sih 🤣 Kalau ayah bunda gimana pola pengasuhan anaknya? Sini aku melu belajar #pengingatdiri #tipssuamiistri #tipsorangtua #tipskeluarga #parentingindonesia #tipsparentinganak #tipsparenting (di DKI Jakarta) https://www.instagram.com/p/CWhsMGCB5Zw/?utm_medium=tumblr

    View Full
  • ulvafdillah
    20.11.2021 - 2 weeks ago

    Ekspektasi yang melangit itu, barangkali ditujukan kepada manusia. Makanya kecewa.

    10:38 p.m || 20 November 2021

    View Full
  • pensilpanda
    16.11.2021 - 2 weeks ago

    Hai Kamu!

    Gimana kabarnya hari ini?

    Pasti udah banyak banget hal yang dilewati. Pasti udah banyak banget cerita yang kadang ga bisa diungkapin ke siapapun. Pasti udah cukup lelah menghadapi segalanya.

    Tapi kamu tau ga kalau kamu itu keren! Buktinya, kamu masih berjuang sampai sekarang. Kamu masih berusaha untuk mencapai segala tujuanmu. Kamu bisa bertahan sampai diwaktu sekarang.

    Karena itu adalah salah satu bentuk kesuksesan kamu walau kamu tidak menyadarinya. Percaya deh, kamu ga pernah sendirian. 

    Banyak orang di sekitar kamu yang bersyukur dengan keberadaan dirimu. Banyak orang di sekitar kamu yang berterimakasih atas bantuanmu. Dan banyak orang di sekitar kamu yang selalu berharap dan mendoakan agar kamu selalu sukses. 

    Jangan selalu merendahkan diri sendiri. Percaya pada dirimu sendiri kalau kamu bisa melakukan apapun. Karena kalau bukan kamu yang percaya terhadap dirimu sendiri, siapa lagi? 

    View Full
  • ulvafdillah
    14.11.2021 - 3 weeks ago

    "Jangan memaksakan banyak hal, yang bahkan kamu tidak pernah bisa melakukannya. Karena letihmu, sakitmu, juga air mata yang tumpah dari pelupuk matamu adalah tentang kamu. Yang mengetahui dan merasakannya adalah kamu. Orang lain tidak akan pernah tahu tentang itu. Sesekali kamu perlu menolak dan berkata tidak, untuk apa-apa yang memang kamu tidak pernah mampu."

    - Nasihat Ibu.

    11:40 a.m || 14 November 2021

    View Full
  • halaqah-center
    13.11.2021 - 3 weeks ago

    Kontemplasi #2

    Ironi jika dalam berdakwah kita masih membatasi diri dengan tingginya sifat oppurtunis kita. Sifat yang seakan-akan membuat kita layaknya berhala yang mampu menghidupi diri dengan segala kelemahan yang begitu banyak. Sifat eklusif dan konservatif yang kental membuat sekat yang tebal akan lahirnya persatuan.

    Kita sangat gila sehingga begitu menyayangi adu domba yang sudah ada sejak ratusan tahun dulu, dengan lantang kita berkata "kita paham sejarah" tapi masih saling melempar kepalan untuk saudara kita sendiri hanya karena sedikit perbedaan.

    Sungguh ironi saat kita di masa bisa "berpikir dan berkehendak merdeka" tapi nyatanya kita di kendalikan sepenuhnya. Ternyata tebal dan banyak buku yang di baca tidak bisa menjamin kebijaksanaan dalam menyikapi kehidupan.

    Ironi kita dalam ber-ukhuwah hanya karena takut atau bahkan mencari keuntungan pribadi. Setelah mencapai tujuan mereka berkata "dimasa sekarang kita punya kesibukan masing-masing" seolah-olah ukhuwah di bangun dari eksploitasi penuh waktu kita.

    Sungguh ironi-ironi tadi membuat kita harus lebih banyak merenung bahwasanya manusia tak ada yang sempurna. 🍃

    View Full
  • situkangtidur
    11.11.2021 - 3 weeks ago

    #Ngelindur 05: Perjalanan(?)

    Sebuah perjalanan akan disebut perjalanan bila ada langkah - langkah yang dilaksanakan. Kalau langkah itu gak dilaksanakan, namanya diam. Hidup ini adalah sebiuah perjalanan. Jadi apa yang kamu (aku) lakukan jikalau hanya diam? Apakah benar-benar menjalani kehidupan?

    Menikmati perjalanan tentu bukan dengan diam. Karena dengan diam itu berarti kita tidak melakukan perjalanan tersebut, Menikmati perjalanan adalah dengan cara melakukannya, menjalankannya, melaksanakannya. Berarti bertanggung jawab atas pilihan yang telah diambil. Mengerjakan tugas yang ada di depan mata. Suka tidak suka, ya kerjakan dulu.

    Tujuan. Sesuatu yang penting dalam sebuah perjalanan. Tujuan yang menentukan kemana kita pergi, Rute apa saja yang bisa menjadi pilihan untuk kita. Tapi ada yang tak kalah penting dari sekedar tujuan. Perjalanan itu sendiri. Bagaimana kita menikmatinya, menyikapi semua tantangan yang ada didalamnya. Memilih rute terbaik di dalamnya.

    Dalam perjalanan tentu tidak semua membahagiakan. Tidak semua sesuai dengan harapan. Kadang ada halangan. Dari mulai hal kecil, hingga hal besar yang bahkan bisa membuat kita mempertanyakan kembali apa tujuan kita. Apakah wajar? Aku rasa begitu. Kenapa? Karena dalam perjalanan kita akan mendapatkan banya informasi baru, Banyak hal baru yang belum atau bahkan sebenarnya tidak ingin kita ketahui. Kita belajar. 

    Mengubah tujuan perjalanan? Apakah mungkin? Apakah patut untuk dilakukan? Pertanyaan yang bisa saja muncul sewaktu-waktu. Ketika kita dihadapi dengan kesulitan dan pilihan. Jadi, apakah mungkin? Apakah patut untuk dilakukan? Sepertinya setiap orang punya jawaban yang berbeda tentang hal ini. Mengapa? Tentu setiap orang melakukan perjalanan yang berbeda, memiliki tujuan yang berbeda, mengambil pelajaran yang berbeda dari perjalanan mereka.

    Lalu, adakah panduan yang sempurna untuk menjalani sebuah perjalanan? Sepertinya tidak. Karena setiap perjalanan tidak sama. Baik itu rute yang dipilih, waktu memulainya, tujuannya. Berbeda. Kita bisa saja bertanya pada orang lain yang telah lebih dahulu melakukan perjalanan ini. Atau yang telah berjalan lebih jauh, atau yang telah menyelesaikan perjalanannya(?). 

    Apakah panduan itu mutlak? Tentu tidak. Karena tidak ada yang pasti dari sebuah perjalanan. Terdapat berbagai macam kemungkinan. Terdapat berbagai macam perbedaan. Karena tiap perjalanan akan selalu berbeda. Entah itu besar atau kecil perbedaannya. Tapi akan selalu berbeda. Satu-satunya yang pasti dalam sebuah perjalanan adalah ketidak pastian.

     Kegelisahan. Tentu akan ada rasa gelisah dalam sebuah perjalanan. Entah kita merasakannya atau tidak. Entah kita menghendakinya atau tidak. Entah kita mengakuinya atau tidak. Kegelisahan itu nyata, ada, dan akan selalu ada. Lalu, apakah kita pantas berdiam diri karenanya? Apakah kita pantas untuk sekedar memikirkannya? Apakah kita pantas untuk tidak melangkah karenanya? Tentu tidak! Karena sebuah perjalanan akan menjadi ebuah perjalanan kerika kita berjalan. Melakukannya. Melangkah satu demi satu. Dan ada di dalamnya.

    “Pejalanan tidak selalu soal tujuan, tapi juga soal perjalanan itu sendiri” begitu katanya. Kata mereka yang telah terlebih dahulu melakukan perjalanan ini. Atau mereka yang telah berjalan lebih jauh. Atau mereka yang telah menyelesaikan perjalanannya(?). Jadi, apapun tujuanmu(aku). Mari tapaki perjalanan ini. Entah seberapa jauh kita dari tujuan kita. Karena sebuah perjalanan terjadi ketika kita berjalan. Tidak diam. Melangkah. Sekecil apapun langah itu.

    #SiTukangTidur #BermimpiSiangHari 

    View Full
  • warnawarnilangit
    09.11.2021 - 3 weeks ago

    Masih koma, belum titik. Jika hari ini terasa sulit, bersabarlah. Percayalah akan ada kemudahan yang hadir bersama kesulitan. Jangan menyerah karena ini bukanlah akhir dunia. Harapan itu masih ada selama kita terus berusaha dan bersandar pada-Nya.

    Masih koma, belum titik. Jika hari ini terasa mudah, bersyukurlah. Jangan pongah. Ingatlah bahwa ujian itu pasti ada. Kita tidak tau, dalam bab apa Allah akan menguji kita. Selalu siap siaga untuk segala kemungkinan yang ada.

    Masih koma, belum titik. Jika melihat dia masih banyak cela, ingatlah bahwa masih ada waktu dan kesempatan yang membuatnya bisa berubah. Maka jangan buru-buru menghina. Cukup benci perbuatannya, tidak pada pribadinya. Kita tidak tau di akhir nanti siapa yang lebih bertakwa.

    Masih koma, belum titik. Jika melihat sosok yang mempesona, seolah terlihat sempurna dari segala arah, kagumi sesuai porsinya. Ingatlah bahwa kita semua manusia yang punya peluang untuk berbuat salah dan juga sifat pelupa. Maka sediakan ruang pemakluman jika suatu saat dia berbuat salah.

    Doa, dia menjadi salah satu senjata utama untuk kita dan mereka. Dalam sulit atau mudah, ada doa. Untuk yang masih bercela atau terlihat sempurna, ada doa. Semoga kita semua berakhir dengan titik yang indah.

    — Frase “masih koma, belum titik” ini saya dengar secara tidak sengaja dari salah satu kajian malam radio Suara Muslim Surabaya. Untuk narasi di atas juga berdasarkan sedikit penjelasan dari Ustadz karena memang pada saat itu sedang tidak dalam kondisi yang siap untuk meneruskan mendengarkan kajian.

    Jika ada yg pernah mendengarkan kajian radio Suara Muslim Surabaya yang episode ini dan tau link rekamannya, bisa berbagi. Kalau dugaan saya, ini dari salah satu episode Majelis Ilmu Catatan Prof. Ali Aziz.

    #cmiiw #ntms #pengingatdiri #30DWC #30DWCJilid33 #Day11

    (at Gresik) https://www.instagram.com/p/CWDlFLyvRCB/?utm_medium=tumblr

    View Full
  • hijrahmengaji
    07.11.2021 - 4 weeks ago

    Bismillahirrohmanirrohim Pada Waktu Bangun Tidur Pada Malam Hari Bagi Orang Yang Sebelum Tidur Dalam Keadaan Suci dan Berdzikir Kepada Allah Dari ‘Amr bin ‘Anbasah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda. مَا مِنْ عَبْدٍ بَاتَ عَلَى طُهُوْرٍ ثُمَّ تَعَارُ مِنَ اللَّيْلِ فَسَأَلَ اللَّه مِنْ أَمْرِالدُّنْيَا اَوْ مِنْ أَمْرِ اْلآخِرَةِإِلاَّ أَعْطَاهُ “Tidaklah seorang hamba tidur dalam keadaan suci lalu terbangun padamalam hari kemudian memohon sesuatu tentang urusan dunia atau akhirat melainkan Allah akan mengabulkannya”. [Sunan Ibnu Majah, bab Doa 2/352 No. 3924. Dishahihkan oleh Al-Mundziri 1/371 No. 595] Terbangun tanpa sengaja pada malam hari.[An-Nihayah fi Gharibil Hadits 1/190] Yang dimaksud dengan “ta’ara minal lail” terbangun dari tidur pada malam hari. Referensi: https://almanhaj.or.id/101-waktu-waktu-yang-mustajab.html *Follow Like Subscribe Share* 👉@hijrahmengaji 📦 Instagram: https://www.instagram.com/hijrahmengaji 📨 Telegram: https://t.me/hijrahmengaji 📤 Facebook: https://www.facebook.com/hijrahmengaji/ ▶Youtube: https://youtube.com/channel/UCOfB18ncWWiVB94JFMHh6FA Grup WA Hijrah Mengaji Laki laki: https://chat.whatsapp.com/EIFlIiWDwkvBHApszAzgcg Grup WA Hijrah Mengaji Perempuan: https://chat.whatsapp.com/CVe332tJRhz2n5UUqjG70p #hijrah #pengingatdiri #selfreminder #hijrahmengaji #sunnah #islam #ahlussunnahwaljamaah #muslim #viral #hits #banguntidur #malam #mustajab https://www.instagram.com/p/CV-h6Zdl87q/?utm_medium=tumblr

    View Full
  • erwincahyon
    05.11.2021 - 1 mont ago

    #GAMBAR-BERCERITA

    Salah satu ungkapan oleh Habib Husein Ja'far Al-Hadar di video wawancara beliau pada channel YouTube Pak Gita Wirjawan.

    View Full
  • halaqah-center
    05.11.2021 - 1 mont ago

    •Ukhuwah•

    Manusia adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan satu dengan lainnya. saling membelajarkan, mendewasakan, bhkan mematahkan. Dunia pasti menghadirkan banyak circle yang kita sukai dan terpaksa kita sukai semua itu hasil dari interaksi sosial yang kita bangun.

    Individu yang siap menganggap dan menyayangi setiap circle dan orang-orang yang di dalamnya sebagai saudara berada lebih dalam ke Palung Akhlakul Karimah.

    'Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan menyayangi di antara mereka adalah ibarat satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga (tidak bisa tidur) dan panas (turut merasakan sakitnya)." (HR Muslim No 4685).

    Kalimat di atas adalah penjabaran dari ukhuwah yang membuat hati kita tak pernah kering. Dalam pengejawantahan ukhwah tak ada kata meninggalkan disaat ada kesalahan dalam pribadi saudara kita, mereka harusnya di rangkul dan di arahkan akan kembali ke jalanNya.

    Jalan Allah menjadi prioritas bagi Ukhuwah agar tetap subur di dunia dan hasilnya akan kita petik kelak ketika di akhirat. "Sahabat-sahabat karib pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa." (QS az-Zukhruf: 67). begitu terang jalan yang Allah berikan ke kita agar kita selalu senantiasa menjaga ukhuwah dengan takwa agar mencapai kemenangan yang sejati.

    Kemenangan yang hanya akan kami persembahkan kepada Allah, karena sejatinya kemenangan kita karena Allah meridhoinya. 🍃(Sepakat?)

    View Full
  • hijrahmengaji
    04.11.2021 - 1 mont ago

    Bismillahirrohmanirrohim *Waktu Mustajab pada Hari Jum'at* Dari Jabir bin ‘Abdullah Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: يَوْمُ الْجُمُعَةِ اثْنَتَا عَشْرَةَ سَاعَةً لاَ يُوجَدُ فِيهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللهَ شَيْئًا إِلاَّ آتَاهُ إِيَّاهُ فَالْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ. ‘Pada hari Jum’at terdapat dua belas jam (pada siang hari), di antara waktu itu ada waktu yang tidak ada seorang hamba muslim pun memohon sesuatu kepada Allah melainkan Dia akan menga-bulkan permintaannya. Oleh karena itu, carilah ia di akhir waktu setelah ‘Ashar.’[Shahih: Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 1048), an-Nasa-i di dalam kitab al-Jumu’ah (no. 1389). Dinilai shahih oleh al-Hakim, adz-Dzahabi, an-Nawawi, dan al-Albani rahimahumullah.] Hadits ini secara jelas menyebutkan bahwa waktu itu adalah saat terakhir setelah Ashar dan sebelum Maghrib. Referensi: https://almanhaj.or.id/1056-tidak-berdoa-pada-saat-saat-yang-dikabulkan-pada-hari-jumat.html *Follow Like Subscribe Share* 👉@hijrahmengaji 📦 Instagram: https://www.instagram.com/hijrahmengaji 📨 Telegram: https://t.me/hijrahmengaji 📤 Facebook: https://www.facebook.com/hijrahmengaji/ ▶Youtube: https://youtube.com/channel/UCOfB18ncWWiVB94JFMHh6FA Grup WA Hijrah Mengaji Laki laki: https://chat.whatsapp.com/EIFlIiWDwkvBHApszAzgcg Grup WA Hijrah Mengaji Perempuan: https://chat.whatsapp.com/CVe332tJRhz2n5UUqjG70p #hijrah #pengingatdiri #selfreminder #hijrahmengaji #sunnah #islam #ahlussunnahwaljamaah #muslim #viral #hits #doamustajab #jumat #waktumustajab https://www.instagram.com/p/CUv8KMhhJSH/?utm_medium=tumblr

    View Full
  • mnwlife
    02.11.2021 - 1 mont ago

    Dusta..

    Di awali dengan perginya keberanian.

    Di akhiri dengan datangnya penyesalan.

    View Full